Dah jadi hal lumrah di mana tipikal pegawai yang seperti ini:
- Datang untuk bekerja
- Datang untuk berkarya
Pegawai yang datang untuk bekerja rata-rata mereka bekerja dengan perhitungan, effort vs feedback, take home pay, teng in teng go, berangkat dari transaksi semata, dan itu wajar, gak salah.
Adapun yang satu lagi, ia datang untuk berkarya, akad transaksional itu satu dari sekian variabel alasan kehadirannya bekerja, tipikal ini biasanya gak perhitungan, biasanya kemajuan dan gebrakan muncul dari tipikal pegawai macam ini.
Mereka yang bekerja, arahkan selalu agar on-track pada tupoksinya. Tapi mereka yang berkarya, bukan hanya bekerja, treatment mereka dengan kerjasama, bukan malah didorong pada konflik yang tidak penting, entah itu conflict interest atau apapun itu, apalah lagi hanya sebatas gengsi pribadi, ego, rugi yang ada.